Mamuju — Workshop Penyusunan Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA) Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) dilaksanakan di Hotel d’Maleo Mamuju yang dihadiri dari utusan 5 kabupaten se-Sulawesi Barat yakni; Kabupaten Mamuju, Majene, Mamuju Utara, Mamasa, dan Kabupaten Polewali Mandar. Adapun diantara undangan yang hadir dalam waorkshop tersebut berasal dari unsur Bappeda, BPS, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta dari Catatan Sipil dan Kependudukan.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dimulai dari Tanggal 13-14 Desember 2010 yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Barat dengan maksud untuk melatih peserta agar mempunyai pengetahuan tentang penyusunan ASIA Berbasis HAM sehingga penyediaan data dan informasi kwantitatif tentang resiko, kelompok rentang, pengaruh sosial budaya dan ekonomi yang berpengaruh dapat dijadikan rujukan dalam perencanaan pembangunan SDM didaerah khususnya Provinsi Sulawesi Barat sesuai tujuan dari kegiatan ini mengenai tersusunnya data dan informasi tentang ASIA HAM pada level provinsi maupun pada level kabupaten dalam menyediakan analisis perencanaan pembangunan daerah (masterplan) dengan pembiayaan APBD.
Kabupaten Polewali Mandar salah-satu kabupaten/kota projek dalam
penyusunan analisis ini, telah mensosislaisasikannya pada tingkat kabupaten dan provinsi Sulawesi Barat. Sehingga dalam kegiatan ini lebih cenderung melihat dari apa yang telah dikakuan dari hasil yang telah dicapai, baik dari segi kegiatan-kegiatan analisis penyusunan sampai pada pengalaman dalam penyusunan ASIA berbasisi HAM ini. Adapun pemateri/narasumber yang aktif dalam workshop penyusunan ASIA-HAM ini adalah fasilitator-fasitator daerah yang telah terlatih dan berpengalaman dalam penyusunan ASIA HAM diantarany; Fahri Yusuf, S,Ag. M.Si selaku koordinator perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, Hikmah, ST, M.Si sebagai anggota tim perwakilan Bappeda Kabupaten Polewali Mandar, Rosniaty Azis, M.Si sebagai anggota tim perwakilan LSM, DR. Roslina Alam sebagai anggota tim perwakilan Perguruan Tinggi (Ketua Pusat Studi Wanita Universitas UMI Makassar), dan Muh. Syauqi Husain, SH sebagai anggota tim perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Barat.
Sesuai harapan panitia pelaksana Workshop Penyusunan ASIA HAM, kegiatan ini berlangsung sesuai jadwal kegiatan dan berjalan sebagaimana yang telah diharapkan sebelumnya. Dalam kegiatan ini juga penulis terkesan bangga atas apa yang disampaikan oleh Arsyad Rahim Ali (Utusan Dinas Kesehatan Kab. Polman) mengenai pengalaman-pengalaman tim dalam penyusunan ASIA-HAM Kab. Polewali Mandar Tahun 2010. Dimana, inti dari penyampaian tersebut adalah keberhasilan tergantung dari kebersamaan kita.
Disisi lain, seiring dengan perubahan sistem pemerintahan pasca otonomi daerah di tanah air, maka setiap daerah termotivasi mengacu pembangunan didaerahnya dengan memformulasikan kebijakan pembangunan dalam berbagai pola rangkaian yang lebih variatif dan kolaboratif. Berbagai terobosan telah dilakukan oleh banyak daerah untuk memberikan kontribusi pembangunan dalam skala nasional dengan mengacu pada kemampuan semberdaya (resource) di masing-masing daerah baik itu natural resource maupun human resource. Pembangunan SDM didaerah terus menjadi prioritas sebagai bagian integral dalam proses pembangunan SDM nasional dengan harapan dapat mengacu peningkatan kualitas perencanaan pembangunan dimasa yang akan datang.
Hal tersebut akan bisa tercapai apabila didasarkan pada data dan informasi yang baik dan akurat. Keterbatasan data dan informasi yang akurat dan kongkrit kadangkala menghasilkan sesuatu yang kurang positif terhadap pola pembangunan yang dilaksanakan selama ini. Dalam hal memperoleh data dan informasi yang baik tentunya juga harus menentukan prioritas sasaran sehingga efektif dalam pencapaiannya dan sasaran yang mempunyai pengaruh kuat terhadap tumbuh kembang individu dalam keluarga (SDM DINI) adalah ibu dan anak sesuai konsep (life cycle atau siklus hidup).
Persoalan yang banyak ditemui dalam perencanaan pembangunan didaerah
terkait dengan pembangunan SDM Dini, yaitu masih terbatasnya data dan informasi tentang Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA) yang mencakup berbagai hal seperti faktor sosial budaya, kelompok paling rentang terhadap resiko maupun menyangkut hak dan kebutuhan yang mestinya mereka terima.
Hal inilah yang kemudian menjadi bahan pertimbangan sehingga dirasa perlu untuk mengembangkan suatu metodologi pengumpulan data terkait dengan perkembangan ibu dan anak dalam bentuk penyusunan ASIA HAM yang dapat dijadikan sebagai acuan perumusan perencanaan pembangunan berbasis data dan pelaksanaan serta pengendalian program-program kualitas SDM Dini yang sekaligus dapat mendukung dan menopang program 4 Strong Point Gubernur Sulawesi Barat.
Popularity: 36% [?]















