Polewali — Kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA) dan Pendidikan Untuk Semua (PUS) yang dilaksanakan di Aula Hotel Srikandi Mamuju Sulawesi Barat pada tanggal 25 Agustus 2010 lalu, Bapak Solihin yang mewakili Direktur Pengembangan Wilayah Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri memaparkan apresiasinya dengan keterkaitan masalah hasil ASIA dan PUS. Adapun apresiasi yang disampaikan yakni; ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar di bawah Pimpinan Bapak Bupati (Ali Baal Masdar) atas pencapaiannya dalam pengembangan Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA).
Sesuai yang telah disampaikan dalam apresiasi ini, pengembangan ASIA yang diperkenalkan Bangda Kemendagri bersama-sama dengan Bappenas, UNICEF, dan Kemeterian yang terkait di pusat. Diharapkan merupakan salah-satu upaya kita bersama dalam menyediakan insertplan analisis yang dapat dijadikan sebagai masukan bagi perencanaan pembangunan daerah. Hal ini sesuai dengan mandat Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tatacara Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah yang mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan daerah agar disusun berdasarkan data dan informasi yang jelas, dan diproses melalui sebuah analisis daerah sehingga ASIA ini diharapkan bisa menjadi salah-satu analisis daerah tersebut.
Popularity: 2% [?]




Terkait Undang-Undang No 34 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah, yang mana memberikan kewenangan kepada setiap kabupaten untuk dapat mengatur, mengurus dan mengelolah daerahnya sendiri. Kabupaten Polewali Mandar telah melakukan berbagai terobosan untuk dapat meningkatkan sumber daya daerahnya. Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan adalah program penyusunan Analisis Situasi Ibu dan Anak (ASIA) berbasis HAM adalah dengan memperkenalkan konsep atau pendekatan siklus Hidup Manusia dengan hak asasi manusia (Human Rights Based to Programming) dalam penyusunan ASIA. Tujuan dari HRBAP ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas analisis dalam ASIA tapi juga dalam proses perencanaan daerah terutama di level kabupaten. Dengan memperkenalkan pendekatan siklus Hidup dan HRBAP dalam ASIA maka buku pedoman Nasinal Penyusunan ASIA yang dikeluarkan oleh Departemen Dalam Negeri pada tahun 2000 telah direvisi dengan pedoman yang baru dan akan dipublikasikan secara Nasional pada tahun 2010 setelah diuji cobakan di 2 lokasi Kabupaten sebagai pilot.
